kata Ita, ini lagu gue…

•November 24, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Andai kau ijinkan
Walau sekejap memandang
Kubuktikan kepadamu
Aku meiliki rasa

Cinta yang kupendam
Tak sempat aku nyatakan
Karena kau telah memilih
Menutup pintu hatimu
http://www.free-lyrics.org/Iwan-Fals/131312-Ijinkan-Aku-Menyayangimu.html

Ijinkan aku membuktikan
Inilah kesungguhan rasa
Ijinkan aku menyayangimu

Sayangku oh
Dengarkanlah isi hatiku
Cintaku oh
Dengarkanlah isi hatiku

Bila cinta tak mungkin menyatukan kita
Bila kita tak mungkin bersama
Aku tetap menyayangimu
Aku sayang padamu

kangen-

•Oktober 31, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

kekasihku pasti akan menemukan kartu ini dimeja kerjanya.

aku buat sendiri. kutempelkan gambar-gambar lucu, dan potongan huruf bertuliskan

“ for my dearest Kuyang”

dia pasti akan tersenyum. prakarya anak SD oleh seorang wanita 23 tahun.

namun dia pasti akan kian tercengang dengan isinya. penting dan perlu aku sampaikan…

“yang, kemarin, pas liputan food ke ancol, hp esia aku lempar ke laut. jadi tolong delete nomer itu dari hape kamu ya. tenang sayang! aku enggak ngerasa rugi, itu kan boleh dikasih. ‘mematikan’ nomer itu menjadi salah satu cara aku untuk menjaga jarak dengan kamu. sayang, jaman sekarang, mungkin tidak ada kata rindu. ada banyak media yang bisa mempertemukan kita. kangen, tinggal sms, telpon, atau ym-an. kuyaaaang…kamu tahu kan, semakin sering kita bicara, makin besar juga kesempatan kita untuk memperkarakan hal kecil? banyak hal tidak penting, remeh-remeh diucapkan berulang-ulang.

yang, aku mau tahu saripati dari rindu dan tidak bisa melakukan apa-apa! dan ketika kita bertemu lagi, semuanya akan meluap dengan romantisnya. kuyang! aku enggak perlu lihat kamu online 24 jam di YM, lihatb status facebook kamu berubah tiap lima belas menit. alokasikan budget pulsa kamu untuk bantu mencicil apartemen dua kamar itu,”

dan setelah itu, dia pasti akan meng sms aku, bilang, “aku kangen….”

menjadi temanmu

•Oktober 17, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

mari berteman, kita bertukar cerita, seperti biasa
aku senang menjadi temanmu.
mari berbagi perspektif, dan mulai berargumen
aku senang menjadi lawan debatmu.

karena jika hanya begitu
cara kita terus berhubungan
aku berkenan…
karena pun hanya seperti itu
akhir dari rasa ini
aku janji tidak akan meminta lebih.

diam bukan berarti menyerah, bicara bukan berarti menyerang

•Oktober 14, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

bisa jadi itu perihal masa. bahwa sudah masanya berlaku seperti itu.

isnt it cliche?

•Oktober 14, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Semua ada waktunya…. .;
Semua indah ada waktunya…. ;
Semua bahagia ada waktunya…. ;
Semua sedih ada waktunya…. .;
TUHAN tak akan terlambat… ..;
Juga tak akan lebih cepat……;
TUHAN TAHU

Beberapa Hal Yang Dapat Mendorongmu Untuk Tetap Bertahan !
Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia…
Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih…
Tuhan sudah menghitung airmatamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa
berlalu begitu saja…
Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk
menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu
hendak berbuat apa lagi…
Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan…
Tuhan dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan…
Tuhan sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap syukur..
Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban.. .
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi…
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.
Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap… TUHAN TAHU

***
Jika kau sangat diberkati dengan artikel ini, sampaikanlah kepada
teman teman yang kau kasihi !

candu

•September 26, 2008 • 1 Komentar

sering kali aku melihat handphone, berharap kamu mengirim pesan, atau menelpon. setiap kali aku melihat ke tangga, aku ingin kamu sedang berjalan kesini, ke arah aku. iya, memang aku pura-pura tak peduli, namun sesungguhnya aku sedang menikmati waktu demi waktu ini. terakhir…kamu tidak memberikan kenangan apapun. candu yang bisa aku reguk dalam keterbatasan sikapmu. aku punya alasan untuk melepas kamu, itu karena kamu mengabaikan aku. dan aku benci diabaikan, meski teramat mencintai kamu. aku menyerah sayang. janji, aku tidak akan mengganggu hidupmu lagi. kemungkinan itu hanya pikirku, kamu tidak setuju. padahal untuk menjadikannya mungkin, aku butuh bantuanmu. yah, kamu bisa tenang sayang. aku berhenti berdoa bahwa kamu akan balik mencintaiku. nikmati hidupmu yah

–imajinasi malam sabtu—

sebatas tiupan angin

•September 26, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

jarak menjadikan kita waras
karena disana hanya ada rindu
bukan ego dan lebih banyak harap

ketika jarak itu tak kunjung teratasi
kita telah berada dalam keheningan
sebuah penerimaan diri yang begitu indah

asal kita sudah bicara
menyampaikan maksud hati,
atau tidak sama sekali

hingga jarak, adalah jarak
dan membuat kita senantiasa bersama
dalam hati saja…

ohya

setiap kesempatan menumbuhkan harapan
dalam batas itu pula aku menitipkan rindu
semoga kau mendengar meski hanya sebatas tiupan angin

rectoverso

•September 24, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

(bagi saya) karya-karya dewi lestari tidak mengagumkan, imajinatif-fantastis, namun selalu begitu personal dan hangat.
kisah yang sederhana, deep, dan inspiratif.
begitu juga dalam kumpulan 11 cerita dalam rectoverso. jujur saja, saya kesulitan untuk menikmati buku dan lagu sekaligus. maklum..saya ini suka mencerna dan memaknai kata. konsentrasi jadi terpecah.
pilihan kata dan tata bahasa dee selalu menarik untuk disimak. tidak terlalu berima, romantis, atau getir sekalian. hanya barisan kata yang terangkai dalam sebuah romansa. hanyut.
dan kisah favorit saya adalah Hanya Isyarat. kisah tentang punggung ayam dan punggung lelaki itu.
sementara lirik favoritkua ada pada lagu Curhan Buat Sahabat. masing-masing bisa dikuotes

“Untuk diam, duduk ditempatku
menanti seseorang yang biasa saja
segelas air ditangan, kala kuterbaring…sakit
menentang malam, tanpa bimbang lagi
demi satu dewi yang lelah bermimpi
dan berbisik “selamat tidur, tak perlu bermimpi bersamaku”

wahai Tuhan, jangan bilang itu terlalu tinggi

—curhat buat sahabat—

dan satu baris kalimat yang teramat sederhana

“Ia hanya mengetahui apa yang ia sanggup miliki. saya adalah orang yang paling bersedih, karena saya mengetahui apa yang tidak sanggup saya miliki” —Hanya Isyarat—

ivoire

•September 15, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

She will listen to me
When I want to speak
About the world we live in
And life in general
Though my views may be wrong
They may even be perverted
Shell hear me out
And wont easily be converted
To my way of thinking
In fact shell often disagree
But at the end of it all
She will understand me

50-50

•September 8, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

50-50

pas aja, gak menang banyak, gak kalah banyak…